








Penyerang Chelsea, Didier Drogba menyatakan perang terbuka dengan rivalnya dari Manchester Uited, Wayne Rooney bahwa ia akan terus berjuang untuk merebut posisi top scorer musim ini hingga detik terakhir.
Rooney telah mencetak 21 gol di Liga Primer sejauh ini, sementara penyerang timnas Pantai Gading itu membuntuti di posisi kedua dengan koleksi 17 gol.
"Saya ingin menjadi top scorer di Inggris," ujar Drogba pada The Sun. "Saya ingin orang mengingat saya sebagai 'Drogba sang Pejuang' pada musim kompetisi ini."
"Ketika saya absen ke Piala Afrika lalu, itu bisa jadi momen yang menentukan. Hal itu memberi keuntungan untuk Wayne dan rival saya yang lain. Namun saya peringatkan mereka jika saya akan berjuang hingga laga terakhir."
"Persaingan antara saya dan Rooney akan sangat indah dan tujuan saya adalah tiba di posisi akhir lebih dulu," imbuh Drogba. "Saya tak berpikir tentang jumlah gol yang saya perlukan, namun saya harus melewati angka 30 jika ingin menjadi nomor 1 dan itu hal yang mungkin."
"Rooney adalah penyerang besar dan bermain dalam level papan atas. Namun masih ada beberapa pertandingan lagi dan saya berniat untuk melewatinya dalam urusan mencetak gol."
"Sepertinya saya selalu bertarung dengan pemain Manchester United dalam hal ini. Sebelumnya Cristiano Ronaldo bukanlah 100% penyerang namun ia mencetak banyak gol dari tendangan bebas dan juga penalti, mereka memberinya banyak gol," lanjut Drogba.
"Wayne berbeda dari Ronaldo namun selalu mencetak gol juga dan banyak sekali hal bagus dalam permainannya."
Selain ambisi pribadinya, Drogba juga menyatakan kalau ia masih fokus untuk membantu klub meraih tujuannya.
"Target besar saya tahun ini adalah memenangkan treble - Liga Champions, Liga Primer dan Piala FA," ucap Drogba. "Bukan hal yang mudah untuk mencapainya namun saya sangat ambisius dan yakin Chelsea bisa melakukannya."
"Posisi kami cukup baik dalam perburuan gelar dan jika kami bisa mempertahankan situasi ini di ajang lain, kami takkan gagal di sana." (goal/row)
Penyerang Chelsea, Didier Drogba menyatakan perang terbuka dengan rivalnya dari Manchester Uited, Wayne Rooney bahwa ia akan terus berjuang untuk merebut posisi top scorer musim ini hingga detik terakhir.
Rooney telah mencetak 21 gol di Liga Primer sejauh ini, sementara penyerang timnas Pantai Gading itu membuntuti di posisi kedua dengan koleksi 17 gol.
"Saya ingin menjadi top scorer di Inggris," ujar Drogba pada The Sun. "Saya ingin orang mengingat saya sebagai 'Drogba sang Pejuang' pada musim kompetisi ini."
"Ketika saya absen ke Piala Afrika lalu, itu bisa jadi momen yang menentukan. Hal itu memberi keuntungan untuk Wayne dan rival saya yang lain. Namun saya peringatkan mereka jika saya akan berjuang hingga laga terakhir."
"Persaingan antara saya dan Rooney akan sangat indah dan tujuan saya adalah tiba di posisi akhir lebih dulu," imbuh Drogba. "Saya tak berpikir tentang jumlah gol yang saya perlukan, namun saya harus melewati angka 30 jika ingin menjadi nomor 1 dan itu hal yang mungkin."
"Rooney adalah penyerang besar dan bermain dalam level papan atas. Namun masih ada beberapa pertandingan lagi dan saya berniat untuk melewatinya dalam urusan mencetak gol."
"Sepertinya saya selalu bertarung dengan pemain Manchester United dalam hal ini. Sebelumnya Cristiano Ronaldo bukanlah 100% penyerang namun ia mencetak banyak gol dari tendangan bebas dan juga penalti, mereka memberinya banyak gol," lanjut Drogba.
"Wayne berbeda dari Ronaldo namun selalu mencetak gol juga dan banyak sekali hal bagus dalam permainannya."
Selain ambisi pribadinya, Drogba juga menyatakan kalau ia masih fokus untuk membantu klub meraih tujuannya.
"Target besar saya tahun ini adalah memenangkan treble - Liga Champions, Liga Primer dan Piala FA," ucap Drogba. "Bukan hal yang mudah untuk mencapainya namun saya sangat ambisius dan yakin Chelsea bisa melakukannya."
"Posisi kami cukup baik dalam perburuan gelar dan jika kami bisa mempertahankan situasi ini di ajang lain, kami takkan gagal di sana." (goal/row)
LONDON - Rumor tentang klub yang disinggahi striker Didier Drogba akan terjawab 10 hari ke depan. Bintang Timnas Pantai Gading itu akan memutuskan bertahan atau meninggalkan Chelsea musim depan.
Drogba pernah mengatakan akan meninggalkan Stamford Bridge usai kompetisi Premier League musim lalu. Rancana itu terkait keputusan pelatih Jose Mourinho yang hengkang dari Chelsea pada September tahun lalu.
Rencana pindah Drogba tersebut membuat Barcelona, AC Milan dan Inter Milan membidiknya. Namun Chelsea berjuang mempertahankan mantan bintang Olympique Marseille tersebut. Bahkan pelatih Luiz Felipe Scolari berseloroh kalau Drogba 200 persen masuk dalam rencana kerjanya.
Rupanya bujuk rayu dan janji yang diberikan manajemen dan pelatih Chelsea tidak membuat Drogba langsung memilih bertahan. Agen Drogba, Thierno Seydi menegaskan, pemain kelahiran 11 Maret 1978 itu akan memutuskan pilihannya, 10 hari ke depan.
"Drogba akan mengumumkannya 10 hari lagi. Bila tidak ada masalah yang terjadi, dia akan bertahan di Chelsea. Tentunya, Drogba akan memperpanjang kontraknya," kata Seydi seperti dilansir AP, Rabu (16/7/2008).
Seandainya Drogba hengkang, maka Inter yang paling berprluang menampungnya. Apalagi, Drogba akan selalu dibawa Mourinho ketika melatih klub baru. Selain Drogba, Chelsea juga terancam kehilangan Frank Lampard, yang menjadi buruan utama Nerazzurri.

Didier Drogba (c)zimbio
Halilhodzic harus menghadapi kemungkinan beberapa pemain kuncinya seperti Drogba bermain tak maksimal akibat kelelahan saat mereka akan memainkan laga pembuka Piala Afrika melawan Burkina Faso akhir pekan ini. Ia geram karena Drogba harus memainkan 9 laga dalam 5 minggu untuk Chelsea.
"Kami khawatir dengan kebugaran fisik semua pemain dalam skuad kami, terutama pemain seperti Drogba, yang selalu terlibat dalam begitu banyak laga," ucapnya pada the Daily Express.
"Hal yang tidak realistis untuk seorang pemain harus bertanding pada 2 laga dalam 3 hari. Jadwal pertandingan seperti itu terlalu menuntut untuk pemain macam Drogba."
"Beberapa hari yang lalu saya pergi ke Inggris untuk mendiskusikan masalah ini dengan Didier karena saya tidak ingin hal ini berlangsung terus padanya. Dia manusia, bukan mesin." (espn/row)
LONDON, MINGGU - Didier Drogba bakal mengakhiri spekulasi tentang masa depannya bersama Chelsea. Menurut laporan, striker asal Pantai Gading tersebut bersedia menandatangani perpanjangan kontrak dengan The Blues.
Selama ini, Drogba dikabarkan akan meninggalkan Stamford Bridge. Rumor tersebut menyeruak sejak bulan November tahun lalu, ketika Jose Mourinho dipecat. Pasalnya, Drogba yang punya hubungan sangat dekat dengan Mourinho yang kini menangani Inter Milan mengatakan bahwa dia ingin pergi.
Tak heran, banyak klub yang berminat menggaetnya. Setelah Inter dan AC Milan, giliran Barcelona yang masuk bursa transfer untuk mendapatkan mantan pemain Olympique Marseille tersebut.
Namun, harapan klub-klub peminatnya mungkin pupus dalam waktu dekat ini, karena Drogba membuka pintu negosiasi bagi Chelsea untuk membicarakan kemungkinan perpanjangan kontrak. Apalagi, manajer baru The Blues, Luiz Felipe Scolari, serta chief executive Peter Kenyon, dengan tegas mengatakan bahwa mereka akan mempertahankan pemain tersebut.
"Saya yakin, pembicaraan dengan Chesea akan menghasilkan jalan keluar yang positif tentang masa depanku," ungkap sang pemain tentang kemungkinan tersebut.
Memang, setelah Mourinho resmi jadi pelatih Inter, striker berusia 30 tahun itu ditengarai akan hengkang ke San Siro. Tetapi ketika The Special One--julukan Mourinho--mengatakan bahwa timnya tak memerlukan tambahan striker, maka gantian Milan yang menyatakan ketertarikannya.
Tetapi sebelum pembicaraan antara kedua kubu mencapai tahap serius, proses tersebut berhenti di tengah jalan. Pasalnya, Rossoneri yang sukses menggaet Ronaldinho dari Barcelona sudah puas dengan pembelian gelandang serang asal Brasil tersebut.
Barcelona yang sedang mencari striker untuk menggantikan Samuel Eto'o melihat ada peluang untuk memiliki Drogba. Karena itu, The Blaugrana memasukkan nama striker Chelsea itu ke dalam daftar belanjanya, bahkan pemain tersebut ditempatkan di urutan teratas setelah beberapa incarannya seperti Emmanuel Adebayor (Arsenal) dan David Villa (Valencia) menyatakan komitmennya untuk tetap membela klub masing-masing.
Namun dengan adanya berita ini, Barca tampaknya harus melupakan keinginan mereka untuk menggaet Drogba. (GL/LOU)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar